Squid IPv6
Hampir dua minggu ini saya mem-patch Squid Web Proxy Cache agar mendukung IPv6 dan IPv4. Squid adalah aplikasi untuk menghemat bandwidth akses Internet dengan menyimpan halaman-halaman web yang pernah diakses selama beberapa waktu. Dan saat halaman-halaman web itu diakses kembali, server Squid yang akan menyediakan halaman-halaman web, alih-alih diambil langung dari server web. Bila Anda memiliki akses Internet berkecepatan tinggi, barangkali tidak ada perlunya menggunakan web proxy seperti Squid. Jadi untuk apa mem-patch Squid? Dan bahkan jika Squid digunakan di jaringan Anda, barangkali Anda pun masih akan bertanya-tanya untuk apa mendukung IPv6 sementara hampir seluruh Internet menggunakan IPv4?
Tujuan utamanya adalah untuk digunakan di jaringan AI3 yang akan melakukan migrasi lebih jauh menuju IPv6. Kami berencana untuk membuat IPv6 menjadi protokol utama di backbone dan IPv4 hanya akan tersedia di jaringan akses yang terhubung langsung ke komputer-komputer partner yang tersebar di banyak tempat di Asia.
Dua hal utama yang diperlukan untuk migrasi ini: 1. metode translasi dari IPv4 ke IPv6 dan sebaliknya; dan 2. Squid untuk membolehkan akses web dari jaringan IPv6 ke jaringan IPv4. Translasi IPv4/IPv6 memungkinkan hubungan antara jaringan-jaringan yang hanya memiliki alamat IPv6 ke jaringan Internet yang hanya memiliki alamat IPv4. Sementara Squid akan digunakan sebagai aplikasi pendukung migrasi karena akses web masih merupakan jenis aplikasi terbanyak di Internet.
Saat ini baru fungsi-fungsi dasar saja yang saya patch, yaitu socket, DNS, dan ACL. Kode sumber yang saya gunakan adalah versi 2.6.STABLE5-20061205 dan hanya diujicoba pada FreeBSD 4.11-RELEASE. Contoh hasil akses menggunakan Squid versi ini dapat dilihat di gambar di atas, yaitu tampilan Wireshark atas packet-packet antara Squid dan server web yang ditangkap saat sedang ujicoba. Dari gambar tersebut terlihat bahwa:
- Klien memiliki alamat IPv6 2001:d30:101:1:9dcc:daf0:xxxx:xxxx (dua blok terakhir disembunyikan).
- Squid memiliki alamat IPv6 2001:200:0:8801:2d0:b7ff:fe9e:xxxx:xxxx.
- URL web server adalah http://www.ripe.net/ripe/maillists/archives/ipv6-wg/2006/msg00056.html
Ada yang berminat membantu mem-patch Squid? Saya yakin Squid ini dapat mendukung perkembangan IPv6 di Indonesia, dan di seluruh dunia.
Masukkan Komentar
Harap isi form berikut untuk mengisi komentar
cumiiiiiiii
halo pak hadi, ITB itu dapet prefix ipv6 dari ai3 ya pak? kita boleh minta dikit ga pa?
>> Silakan ngomong ke ITB. Kalau sudah resmi, nanti minta ITB mengajukan ke AI3 supaya UI dapat /48 dari AI3. Nanti ada dokumen-dokumen yang harus dipelajari UI.
nggak di lempar ke milis squid-users@squid-cache.org atau squid-dev@squid-cache.org ?
>> ntar. masih mau tes dulu baru lempar patch nya. ITB mau bantu ngetes?
Thanks berat untuk sharing ilmunya.
Ditunggu terus yang berikutnya…
Bisa dijelaskan lebih lanjut mengenai
ACL ? (maklum orang awam…)
>>
ACL = Access Control List, yaitu untuk mengatur siapa yang boleh mengakses serta boleh mengakses ke mana.
btw: Koq menurunkan pangkat sendiri dari Pangti ke Kopral?
Sekarang blogmu tematik ya. Bagus Ni. Biasanya kalau bertema seperti ini, kandungan knowledgenya lebih kental. Buat orang yang lagi serius belajar jaringan akan merasakan manfaatnya.
Baru pertengahan desember ini aku start ngeblog untuk tema Semantic Web dan Web 2.0 (jangan ketawa ya denger Web 2.0 hehehe..)
>> ntar. masih mau tes dulu baru lempar patch nya. ITB mau bantu ngetes?
adhy: mgkn ntar alfa/mas wahyu nyobain, klo tempetku server-nya lagi down. klo udah beli baru, ntar tak cobanya.